Seberapa Sering Kita Boleh di Pijat ? – Pijat merupakan salah satu hal yang bisa membuat tubuh menjadi rileks, bugar, menyembuhkan keseleo, bahkan masalah tulang juga. Dengan banyaknya manfaat yang bisa didapat dari pijat tidak heran jika banyak orang suka melakukan pemijatan.
Tapi, terkadang terlintas di pikiran apakah boleh jika sering pijat atau berapa sering ya kita boleh melakukan pijat? Sebenarnya tidak ada sumber yang dengan jelas menyatakan berapa kali kita boleh pijat.
Namun, kita sendiri bisa menyesuaikannya dengan apa yang kita butuhkan. Tujuan pijat untuk apa juga bisa menjadi pertimbangan seberapa sering kita bisa melakukannya. Jenis pijat yang akan kita pakai juga bisa menentukannya.
Daftar Isi
Jenis Pijatan dan Durasi yang Diperlukan
Untuk mengetahui seberapa sering pijat yang bisa kita lakukan adalah dengan mengetahui jenis dan tujuan pijat yang akan kita lakukan. Berikut ini adalah durasi yang kita butuhkan dalam melakukan pijat
Pijat sakit punggung
Pemijatan tubuh saat sedang sakit punggung pastinya dapat meringankan rasa sakit di punggung. Sebuah studi menunjukkan bahwa pijat yang dilakukan setiap hari selama 30 menit, selama 10 hari berturut-turut, akan mengurangi rasa sakit punggung.
American College of Physicians juga mengatakan bahwa pijat adalah salah satu pengobatan untuk nyeri punggung bawah, yang berlangsung hingga 12 minggu
Pijat Untuk Sakit Leher
Pijat merupakan salah satu upaya guna meredakan nyeri leher dalam jangka pendek. Melakukan pemijatan selama 60 menit sebanyak 2 hingga 3 kali dalam seminggu akan sangat bermanfaat bagi penderita sakit leher.
Kecemasan dan Stres
Saat ini kita sudah banyak merasakan kemajuan teknologi. Salah satunya adalah kita bisa bekerja hanya dengan menggunakan laptop atau Hp dan bisa dikerjakan sambil duduk saja. Namun, tidak berarti hal itu mudah untuk dilakukan atau dalam kata lain juga tidak bisa dianggap enteng.
Terkadang hal itu malah membuat kita stress dan cemas berlebihan. Biasanya tubuh merespon hal tersebut dengan rasa pegal dan lelah. Dalam hal ini Anda bisa melakukan pemijatan 1 atau 2 kali dalam sebulan untuk mengurangi rasa cemas dan lelah.
Pijat Kehamilan
Fisik ibu hamil biasanya akan lebih sensitif dibanding fisik orang normal. Demi menjaga kesehatan ibu hamil bisa dilakukan pemijatan khusus ibu hamil. Pemijatan yang dianjurkan adalah pemijatan 2 sampai 3 kali dalam seminggu dengan durasi 20 menit.
Dengan penjelasan di atas pastinya Anda bisa tahu seberapa sering waktu pijat yang Anda butuhkan. Selain manfaat di atas pemijatan memang memiliki manfaat lain. Manfaat lainnya adalah mampu melancarkan peredaran daran, melemaskan otot yang tegang, mengurangi rasa sakit dan lain sebagainya.
Namun ada beberapa kondisi yang memang tidak boleh dipijat. Kondisi seperti luka terbuka, patah tulang, osteoporosis, kanker, dan kondisi medis serius lainnya tidak boleh sembarang di pijat.
Baca Juga: 9 Bagian Tubuh yang Tidak Boleh di Pijat Sembarangan
Jangankan untuk kondisi yang parah seperti di atas, walaupun masuk kategori ringan Anda juga tidak boleh sembarangan dalam melakukan pemijatan. Pastikan Anda hanya memilih tukang pijat yang sudah ahli dan bersertifikat.
Pemilihan tukang pijat yang salah malah bisa menjadikan masalah serius untuk Anda. Salah pijat menjadi salah satu hal yang sangat mungkin terjadi jika Anda salah pilih tukang pijat.
Selain itu, pastikan Anda juga melakukan pemijatan sesuai dengan kebutuhan saja. Jika, memaksakan diri terlalu sering juga bisa menimbulkan masalah baru. Masalah yang bisa timbul dari keseringan pijat antara lain, kerusakan saraf, kurangnya sensitivitas kulit, dan otot bahkan juga bisa malah bisa menimbulkan rasa sakit.