Betis sakit saat dipijat tidak boleh dianggap sepele. Keluhan cedera tubuh ini kerap terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas berat. Bila dibiarkan begitu saja, bisa jadi Anda akan mengalami kesulitan bergerak.

4 Penyebab Umum Betis Sakit Saat Dipijat dan Cara Mengatasinya

Meski bisa sembuh dengan sendirinya, tetap harus melakukan penanganan tepat yang sifatnya segera ketika merasakan nyeri di bagian betis. Kecuali jika kondisi semakin parah, maka Anda harus segera berkunjung ke ahli medis.

Lantas, apa saja penyebab betis sakit yang sering dijumpai? Simak ulasan berikut ini.

Varises

Penyebab umum betis Anda merasakan sakit di bagian betis saat memijatnya adalah kelainan pembuluh darah karena ukurannya jadi lebih besar dan sering terlihat menonjol. Umumnya kelainan ini ditunjukkan dengan tonjolan berwarna biru.

Pemicu varises kaki adalah elastisitas dinding pembuluh darah balik semakin berkurang. Kondisi ini membuat pembuluh balik (vena) melemah sehingga tidak mampu mengantarkan aliran darah menuju jantung. Sedangkan jarak kaki dari jantung tidaklah dekat, belum lagi arah gravitasi bumi yang berlawanan dengan arah aliran darah dari kaki menuju jantung.

Akan tetapi, jika Anda adalah pengidap varises, sebaiknya mengikuti pengobatan secara rutin, berolahraga teratur, dan menjaga berat badan ideal. Selain itu, dianjurkan untuk menghindari makanan asin, manis, tinggi alkohol, dan makanan dengan karbohidrat sederhana. Akan lebih baik jika sering mengonsumsi buah alpukat.

Pada kasus varises ringan, gejalanya bisa dikurangi dengan teknik pemijatan yang tepat. Hindari mengenakan celana ketat dan sepatu hak tinggi.

Tendinitis Achilles

Penyebab mengapa betis sakit saat dipijat adalah terjadinya peradangan pada tendon Achilles, yakni tendon yang menjadi penghubung otot betis dan tulang tumit.

Cedera ini biasa dialami oleh orang berusia paruh baya yang kerap melakukan olahraga dengan gerakan cepat, seperti balap lari, basket, bulu tangkis, dan sebagainya.

Cara mengatasinya adalah segera lakukan gerakan peregangan hingga kondisi otot tendon membaik.

Kram Otot

Hampir semua orang pernah mengalami kondisi betis pegal. Biasanya, orang mengalami kram otot justru ketika sedang berolahraga. Ini bisa terjadi karena sebelum berolahraga tanpa melakukan gerakan pemanasan atau gerakan pendinginan setelahnya. Baik kram otot berat maupun ringan sebaiknya Anda tidak mengabaikannya.

Bila mengalami kondisi ini di sela-sela aktivitas olahraga, segera lakukan tindakan peregangan. Sangat tidak disarankan berhenti total melakukan gerakan.

Rekomendasi: Manfaat Sport Massage Sebagai Alternatif Pijatan untuk Olahraga

Pilih gerakan ringan hingga kondisinya semakin membaik. Berikan pijatan lembut menggunakan es, lakukan berulang-ulang hingga membaik.

Otot Tegang

Penyebab umum betis sakit saat dipijat selanjutnya adalah otot kaki dalam kondisi tegang. Pemicu otot tegang adalah terjadi robekan pada beberapa atau seluruh serabut otot. Gejala yang dialami setiap orang pun tidak sama. Ada yang tiba-tiba saja merasakan sakit, ada pula yang merasa sulit melakukan pergerakan.

Pertolongan pertama jika Anda mengalami otot tegang adalah segera kompres bagian tubuh yang cedera dengan es. Cara ini cukup efektif sebagai tindakan anti inflamasi dan pereda nyeri. Boleh juga menggunakan perban elastis. Namun, hindari membungkus area yang cedera terlalu ketat. Tujuannya supaya aliran darah tetap lancar.

Penutup

Setelah mengetahui penyebab mengapa betis sakit saat dipijat dan cara mengatasinya, apa yang akan Anda lakukan? Supaya terhindar dari kondisi tersebut, sebaiknya mulailah menerapkan langkah proteksi.

Terapkan pola hidup sehat dan pastikan setiap aktivitas Anda tidak akan memicu penyebab betis sakit seperti ulasan tadi.