Pentingnya tukang pijat dalam tim olahraga perlu diketahui. Tugasnya tak lain untuk menangani pemain yang mengalami cedera, baik sebelum, saat bermain, atau sesudah bermain. Seperti yang kita tahu, otot yang tegang memang bisa dilemaskan kembali lewat sebuah pijatan. Tidak hanya pada pegal otot yang ringan, namun juga termasuk pada cedera.

Seperti yang kita tahu, dalam melakukan berbagai macam jenis olahraga, para atlet rentan sekali mengalami permasalahan. Baik itu masalah otot maupun tulang. Otot yang lelah, capek, serta terasa pegal cocok sekali jika mendapatkan penanganan berupa pijat atau massage. Tak heran dalam tim olahraga menyediakan terapis pijat.

Pentingnya Tukang Pijat dalam Tim Olahraga

Para atlet tentunya pernah mengalami permasalahan cidera. Baik itu ringan maupun yang cukup berat. Kondisi otot yang pegal serta lelah menunjukkan jika sudah terjadi kontraksi di dalam otot tersebut.

Adapun ciri otot yang mengalami kontraksi yaitu otot yang keras pada saat dipegang. Hal ini menandakan jika otot telah terjadi kontraksi, atau bisa dikatakan otot memendek.

Apabila otot yang mengeras ini terlalu lama dibiarkan dan tidak mendapatkan penanganan, maka bisa mengakibatkan seseorang mengalami kram. Disinilah tim membutuhkan peran tukang pijat dalam tim olahraga.

Perlu Anda pahami, melakukan pijat terhadap olahragawan tentunya akan berbeda dibandingkan melakukan pijat terhadap non olahragawan.

Dengan menggunakan sentuhan tangan dan teknik tukang pijat atau terapis yang diaplikasikan ke otot tersebut, maka otot yang tadinya tegang bisa cepat kembali jadi lemas dan siap untuk digunakan beraktivitas lagi kemudian harinya.

Banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan para atlet saat mendapatkan pijat olahraga atau massage sport ini. Mulai dari menjaga kebugaran tubuh, melemaskan otot yang kaku, menyembuhkan cedera ringan dan juga menguatkan otot.

Teknik Sport Massage

Ketika melakukan pijat olahraga, teknik yang dipakai tukang pijat atau terapis sport massage salah satunya dengan cara memanjang. Ini berarti pijat yang dilakukan selalu mengarah ke arah jantung. Ini merupakan sebuah teknik dasar dari sport-massage.

Baca juga: Manfaat Sport Massage Sebagai Alternatif Pijatan untuk Olahraga

Adapun untuk tekanan yang diberikan sesuai dengan yang diminta atau yang dirasakan atlet tersebut. Bisa tekanan yang lembut, sedang, atau tekanan yang keras.

Salah satu teknik pijat yang bisa memiliki efek cepat menurunkan tonus atau ketegangan otot yaitu massage khusus fascia, atau jaringan-jaringan diatas atau dibawah otot, atau bisa juga di atas tulang atau di bawah kulit.

Jika keadaan seperti ini mendapatkan stimulasi dengan benar, maka hanya butuh waktu yang cepat untuk membuat otot-otot kembali lemas.

Jenis Pijat Olahraga (Sport Massage)

Inilah pentingnya tukang pijat dalam tim olahraga. Hal ini tak lain karena dalam olahraga selalu membutuhkan penanganan untuk masalah otot. Adapun jenis pijat olahraga atau sport massage antara lain adalah sebagai berikut:

Pre-event Sport Massage

Untuk jenis pijat olahraga ini akan dilakukan kurang lebih selama 15 sampai dengan 45 menit sebelum pertandingan.

Pre-event massage mampu menyegarkan otot. Dengan demikian bisa meningkatkan performa serta meminimalkan ketegangan otot ketika bertanding.

Post-event Sport Massage

Nah, untuk pijat olahraga selanjutnya biasanya dilakukan sesudah pertandingan. Pada umumnya, pijat ini berlangsung selama 1 sampai dengan 2 jam.

Tujuannya tak lain untuk menghilangkan penumpukan asam laktat pada otot. Jadi otot bisa menjadi cepat pulih dari kelelahan.

Rehabilitative Sport Massage

Pijat olahraga ini biasanya merupakan treatment bagi atlet yang mengalami masalah cedera. Dengan melakukan pijat ini, maka bisa untuk mengurangi rasa sakit dan mengembalikan kesegaran tubuh para atlet.

Rekomendasi: Mengenal 11 Jenis Pijat Beserta Manfaatnya Untuk Kesehatan

Pentingnya tukang pijat dalam tim olahraga tersebut diatas bisa membantu mengatasi masalah pada otot dan membuat para atlet lebih bugar.