Situ Massage – Alasan kerokan kebanyakan dilakukan di punggung mungkin karena lebih nyaman. Tapi, karena masih banyak yang penasaran dengan pertanyaan tersebut, artikel kali ini akan menjelaskan secara singkat. Kerokan pastinya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia ini.

Karena pengobatan tradisional ini masih kerap menjadi pilihan bagi sebagian besar orang. Mayoritas masyarakat merasa nyaman dan lebih lekas sembuh pada saat melakukan pengobatan satu ini. Ada juga beberapa orang yang sudah ketagihan dengan metode pengobatan kerokan.

Untuk melakukan kerokan sendiri sangat mudah, Anda hanya tinggal menyiapkan sebuah koin yang nyaman untuk digunakan serta minyak terapi. Kemudian alternatif terapi ini langsung bisa dikerjakan dengan perlahan-lahan di bagian tubuh belakang.

Alasan Kerokan Kebanyakan Dilakukan di Punggung

Ada banyak alasan mengapa kerokan kebanyakan dilakukan di punggung. Salah satunya yakni lebih simpel dan tidak memberikan rasa sakit yang parah. Kerokan sendiri adalah salah satu terapi alternatif populer di Tanah Air.

Meskipun dapat dilakukan di beberapa bagian tubuh, banyak orang yang hanya melakukanya di area punggung. Kerokan atau sering disebut dengan istilah gua shua yakni metode pengobatan tradisional berasal dari negeri Tirai Bambu China.

Terapi satu ini dilakukan dengan menggosokkan koin bisa juga batu gua sha ke permukaan kulit yang sebelumnya diolesi minyak pijat. Ketika tengah kerokan, akan terjadi peningkatan sirkulasi serta aliran darah di bagian tubuh yang dikerok.

Sehingga bisa mengendurkan otot-otot tubuh tegang serta diklaim meredakan peradangan tubuh. Kerokan sendiri bisa dilakukan di bagian tubuh, seperti leher, lengan, dan kaki.

Akan tetapi, teknik ini paling sering dilakukan di bagian punggung. Sebenarnya apa alasan kerokan kebanyakan dilakukan di punggung ini. Sebagian orang merasa kerokan di bagian punggung lebih tidak sakit ketimbang melakukannya di area tubuh lain.

Hal ini lantaran punggung mempunyai otot besar serta kuat. Permukaan punggung juga lebih cenderung datar serta luas, sehingga lebih mudah untuk dikerok.

Lebih dari itu, usai kerokan maka akan menghasilkan garis kemerahan di kulit. Jadi dengan melakukan kerokan bagian punggung, bekas kemerahan tersebut akan ditutupi dengan pakaian dan tidak mengganggu kegiatan sehari-hari.

Kerokan pada bagian punggung dipercaya cukup efektif mengatasi gejala masuk angin. Teknik terapi alternatif ini bisa melancarkan aliran darah yang ada di punggung. Sehingga bisa meredakan pegal-pegal.

Cara Melakukan Kerokan dengan Benar

Setelah Anda tahu mengenai alasan kerokan kebanyakan dilakukan di punggung, kini saatnya Anda harus tahu cara melakukan kerokan yang benar.

Berbagai manfaat kerokan, hanya bisa Anda dapatkan jika Anda melakukan teknik kerokan ini dengan baik. Jadi, sebelum memulai kerokan, pastikan bahan-bahan harus siap terlebih dahulu.

Berikut beberapa tahapan kerokan benar:

  1. Sebelum kerokan, buatlah tubuh Anda serileks mungkin.
  2. Pastikan juga alat yang digunakan untuk kerokan bersih.
  3. Balutilah tubuh dengan minyak atau balasan agar permukaan kulit menjadi licin. Jadi, dengan begitu kerokan lebih mudah dan minim rasa sakit.
  4. Keroklah di permukaan kulit perlahan dan dengan lembut, selanjutnya naikkan intensitasnya secara berangsur.
  5. Lakukan kerokan dari bagian atas ke bawah, atau bisa juga mencoba yang dari arah dalam ke luar.

Anda juga bisa memilih minyak dan balasan untuk kerokan. Disamping membuat kerokan lebih gampang, membaluri bagian tubuh dengan balsem bisa meredakan nyeri sendi sekaligus menghirupnya bisa membuat lega pernapasan.

Dampak Setelah Kerokan

Alasan kerokan kebanyakan dilakukan di punggung mungkin memang terbilang efektif mengembalikan raga yang bugar. Namun, semua itu tidaklah terlepas dari risikonya. Gua sha atau kerokan terbilang sebagai jenis pengobatan tradisional yang cukup aman. Pada saat dilakukan seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit. Akan tetapi, mungkin saja tampilan kulit Anda akan berubah.

Bukan hanya itu saja, jadi dengan gesekan yang terjadi pada pembuluh darah kecil atau kapiler bisa menyebabkan bagian tersebut pecah. Dalam tahap parah, hal ini bisa menyebabkan memar kulit dan perdarahan ringan.

Walaupun seperti itu, memar yang terjadi dapat hilang dalam tempo beberapa hari. Kulit yang bermasalah tersebut bisa memungkinkan timbulnya infeksi.

Dalam hal ini tentu, kebersihan alat yang Anda gunakan mesti Anda prioritaskan. Ya, beberapa orang tidak diperbolehkan guna melakukan metode ini sebab bisa saja memicu bahaya. Intip beberapa yang tidak disarankan melakukan teknik kerok.

  • Seseorang yang mempunyai kondisi media yang mempengaruhi kulit dan pembuluh darah.
  • Seseorang yang tubuhnya sering mudah berdarah.
  • Mengkonsumsi obat untuk mengencerkan darah.
  • Adanya gangguan trombosis vena yang kronis.
  • Mengalami tumor dan luka belum sembuh.
  • Seseorang yang mempunyai implan, seperti alat pacu jantung atau defibrilator internal.

Hal yang Dirasakan Setelah Kerokan

Ternyata teknik ini tidak jauh berbeda dengan metode pengobatan tradisional asal dari Asia Timur, yakni Gua Sha. Metode ini secara umum digunakan untuk mengurangi nyeri otot dan tubuh tegang.

Gua sha juga menggunakan benda tumpul yang digosokkan ke badan. Sehingga menghasilkan memar kecil warna merah. Jadi metode ini bisa membantu menghadirkan jaringan perut dan jaringan ikat, serta melancarkan pergerakan send.

Bukan hanya itu saja, metode ini juga tidak menimbulkan efek samping serius. Kecuali bagi seseorang yang mempunyai kondisi medis tertentu. Jadi dengan kerokan mampu menekan kadar prostaglandin di tubuh.

Kandungan prostaglandin sendiri adalah senyawa lemak yang dihasilkan dari asam lemak dengan proses enzimatik. Zat ini yang membuat tubuh terasa nyeri-nyeri, dan ketika menurun, tubuh lebih segar.

Kerokan juga bisa melebarkan pembuluh darah di dalam tubuh. Pada saat sel-sel darah dan oksigen akan lebih gampang beredar serta lancar untuk disebarkan ke dalam tubuh. Maka dari itu, semua orang mendapatkan pasokan oksigen serta darah yang cukup.

Alasan kerokan kebanyakan dilakukan di punggung sudah Anda ketahui dengan membaca artikel di atas dengan beberapa informasi tambahan mengenai gua sha ini. Terapi tentu tidak harus mengeluarkan biaya mahal. Salah satunya kerokan yang bisa dibilang terapi low budget ini.

Kategori: Kesehatan