Manfaat pijat bayi bisa membuat bayi lebih sehat dan rileks. Memijat atau mengurut bayi tidak hanya bisa dilakukan oleh tenaga profesional pada spa bayi. Para orang tua juga bisa melakukan pijatan sendiri untuk membuat tubuh bayi lebih rileks. Teknik pijatan pada bayi pun tentunya berbeda dengan memijat orang dewasa yang biasa dilakukan secara lebih keras.

Pijat bayi merupakan kombinasi bentuk stimulasi multimodal yaitu raba dan gerak. Umumnya pijatan dilakukan oleh tenaga kesehatan atau orang tua bayi itu sendiri. Dalam memijat perlu penambahan stimulasi seperti stimulasi auditori dengan mengajak bayi bicara dan stimulasi visual dengan mengadakan kontak mata. Fungsi umum dari pijat atau urut bayi yaitu untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan memberikan stimulasi gerak dan raba.

Dalam memijat bayi perlu untuk membuat suasana menjadi nyaman dan menyenangkan. Pijatan bisa berlangsung sekitar 15 menit, tetapi tidak ada batasan mengenai frekuensi pemberian pijatan setiap harinya.

Berikut ini merupakan beberapa manfaat dalam memijat bayi.

1. Membuat Tidur Bayi Lebih Nyenyak

Manfaat pijat bayi yang pertama yaitu bisa membuat tidurnya lebih nyenyak. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa memberikan pijatan bayi, khususnya setelah mandi, bisa membuat siklus tidur lebih teratur. Hal ini akan membuat bayi tidur lebih nyenyak pada malam hari sehingga aktif pada siang hari.

Bayi yang mendapatkan pijatan rutin mempunyai kadar melatonin yang lebih tinggi. Secara alami tubuh akan memproduksi hormon melatonin saat hari mulai gelap. Melatonin ini yang nantinya membuat tubuh mengantuk, sehingga semakin tidur nyenyak, kian banyak pula melatonin yang dilepaskan.

2. Memberikan Rasa Tenang pada Bayi

Melakukan pijatan pada bayi bisa merangsang sistem saraf pusat. Memberikan sentuhan fisik pada bayi akan mengirim sinyal ke otaknya untuk memproduksi lebih banyak serotonin dan endorfin. Serotonin dan endorfin merupakan hormon yang bisa membuat perasaan lebih bahagia dan nyaman.

Keberadaan hormon tersebut juga bisa bermanfaat dalam membantu mengurangi nyeri pada tubuh bayi. Sehingga dengan memberikan pijatan pada bayi bisa membuat rasa lebih tenang dan nyaman.

3. Mendukung Pertumbuhan Otak

Memijat bayi ternyata juga memiliki peran dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak. Secara tidak langsung ketika bayi mendapatkan pengalaman baru seperti dipijat akan merangsang lahirnya sel-sel otak baru. Keberadaan sel otak baru tersebut diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang bayi.

Selain itu berbagai macam variasi sentuhan komunikasi dan aroma minyak bisa memberikan mielin. Mielin merupakan zat pada otak berfungsi untuk mengatur impuls saraf yang memiliki ikatan dengan kemampuan motorik dan sensoris. Dengan begitu memberikan pijatan pada bayi bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak.

4. Membuat Pencernaan Lancar

Manfaat pijat bayi selanjutnya yaitu bisa melancarkan pencernaan. Melakukan pijatan pada bayi bisa membuat sistem pencernaannya menjadi lebih nyaman. Saat bayi sedang rewel karena adanya gangguan pencernaan seperti sembelit, kolik, atau perut kembung, maka bisa lebih nyaman lagi jika mendapatkan pijatan.

Dengan begitu sistem pencernaan pada bayi bisa lebih lancar dan berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini juga mendukung bayi bergerak lebih lancar tanpa adanya rasa tidak nyaman pada perut.

5. Membuat Kadar Bilirubin Berkurang

Pijatan pada bayi juga bisa membuat kadar bilirubin lebih berkurang. Beberapa hari setelah lahir kulit bayi bisa berubah warna menjadi kuning. Perubahan kulit bayi tersebut terjadi karena meningkatnya kadar bilirubin.

Pada suatu penelitian menunjukkan bahwa bayi kuning yang telah mendapatkan pijatan selama 15 sampai 20 menit serta fototerapi terlihat mengalami perbaikan. Bayi mengalami perbaikan yang lebih cepat daripada hanya mendapatkan fototerapi saja. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa melakukan pijatan bayi bisa membuat kadar bilirubin berkurang.

6. Dapat Melatih Sensitivitas dan Indra

Manfaat pijat bayi selanjutnya yaitu bisa membuat sensitivitas dan indra bayi meningkat. Sentuhan lembut yang berirama pada bayi bermanfaat untuk menstimulasi saraf dan indra perabanya. Memberikan urutan pada bayi bisa membuat anak membedakan sentuhan yang terlalu besar dan mana yang tepat.

Pijatan pada tubuh si kecil bisa membuat otot-otot lebih kuat dan fleksibel. Sehingga sensitivitas dan indra perasa bayi bisa lebih terlatih.

Lakukan Pijatan dengan Perlahan

Dalam memberikan pijatan pada bayi tentunya tidak boleh sembarangan. Selain itu memberikan pijatan pada bayi berbeda dengan memberikan pijatan pada orang dewasa. Saat mengurut bayi perlu dilakukan dengan tepat dan secara perlahan. Urut tubuh bayi secara hati-hati dan jangan menekannya terlalu keras.

Hal itu karena tubuh bayi masih rentan terhadap sentuhan-sentuhan yang kasar. Tubuh mereka belum kuat dan terbentuk secara sempurna untuk menerima pijatan yang terlalu keras. Maka dari itu dalam memberikan pijatan pada bayi penting untuk memperhatikan kenyamanannya.

Itulah beberapa manfaat pijat bayi untuk mendukung kesehatannya. Memberikan pijatan pada bayi dapat memberikan berbagai manfaat yang besar terhadap tumbuh kembangnya. Tetapi tetap perhatikan kenyamanan sekecil ketika memberikan pijatan.