Manfaat pijat payudara setelah melahirkan membuat tubuh ibu menyusui menjadi lebih rileks dan membantu meningkatkan produksi ASI. Terapi pijat dapat meningkatkan kadar prolaktin dan hormon laktasi. Relaksasi pada otot dada, membuka bahu, serta meningkatkan laktasi.

Pijat payudara tidak hanya meredakan rasa nyeri, tetapi juga menurunkan natrium ASI. Selain itu, mampu meningkatkan kemampuan menyusui pada bayi yang baru lahir.

Pijat pada payudara merupakan metode terapeutik yang sudah ada sejak lama. Pijat pasca melahirkan, membantu ibu pulih lebih cepat. Berikut ini beberapa manfaat pijat payudara setelah melahirkan yang perlu diperhatikan.

1. Mengurangi Rasa Nyeri Saat Menyusui

Memberikan pijatan pada payudara, dapat menghilangkan rasa nyeri ketika menyusui. Manfaat ini bisa didapatkan dengan memijat payudara dua kali dalam sehari. Masing-masing pijatan berlangsung selama 30 menit.

2. Melancarkan ASI yang Tersumbat

Penyumbatan saluran ASI merupakan masalah yang umum dialami oleh ibu menyusui. Penyebabnya adalah produksi ASI yang lebih cepat daripada frekuensi bayi menyusu. Hal ini juga dapat disebut dengan istilah ibu memerah ASI.

Ketika penyumbatan saluran ASI terjadi, dapat berdampak pada penumpukan ASI pada jaringan. Akibatnya, payudara mengalami pembengkakan hingga peradangan.

Ibu menyusui yang mengalami penyumbatan saluran ASI seringkali memperlihatkan beberapa tanda. Misalnya, payudara terasa penuh, bengkak, dan sakit. Jika ASI yang menumpuk sudah dikeluarkan, kondisi ini akan segera membaik.

Tanda lainnya, muncul benjolan, warna payudara memerah, dan timbul rasa sakit ketika menerima sentuhan. Apabila masalah ini tidak mendapatkan penanganan segera bisa semakin parah dan mempengaruhi kesehatan ibu menyusui. Seperti rasa tidak nyaman di sekitar area payudara, demam, hingga tanda adanya infeksi penyebab mastitis.

Cara untuk mengatasinya bisa dengan melakukan pemeriksaan ke dokter segera. Alternatif lainnya, memberikan terapi pijatan pada payudara.

3. Kualitas ASI semakin Meningkat

Manfaat pijat payudara setelah melahirkan dapat meningkatkan kualitas ASI. Hal ini karena jumlah kandungan nutrisi yang terdapat dalam ASI semakin banyak.

Beberapa zat penting yang meningkat kualitasnya dengan pijat payudara, yakni kasein, energi, hingga lemak. Melalui teknik pemijatan payudara tersebut, juga dapat menurunkan jumlah natrium atau sodium dalam ASI. Manfaat ini bisa ibu menyusui rasakan dengan melakukan pijatan pada tahun pertama pasca melahirkan.

4. Memperbanyak Produksi ASI

Peningkatan pemberian ASI saat menyusui merupakan hadiah yang indah untuk bayi yang baru lahir. Namun, menjadi tantangan bagi sebagian ibu.

Produksi ASI yang melimpah menjadi hal yang menggembirakan bagi setiap ibu. Pasalnya, kebutuhan makanan dan nutrisi bayi dapat tercukupi dengan baik.

Pijat payudara setelah melahirkan atau persalinan dapat meningkatkan produksi ASI. Para ibu bisa melakukan pijat payudara sebelum menyusui atau memompa ASI-nya. Hal ini membuat si kecil mendapatkan lebih banyak ASI.

5. Pereda Sakit

Setelah melahirkan, beberapa ibu merasakan sakit pada bagian tubuh tertentu. Meski mengganggu kenyamanan, kondisi semacam ini sangat wajar.

Selain pada payudara, beri pijatan ringan di area dada dan bahu. Pijatan ini tidak hanya meredakan sakit pada payudara saja, melainkan juga menghilangkan rasa sakit di lengan, punggung, hingga bahu.

6. Relaksasi Otot

Manfaat pijat payudara setelah melahirkan lainnya, yakni dapat merelaksasi otot. Memberikan pijatan pada payudara, dapat melemaskan otot-otot yang tegang hingga menurunkan hormon stres. Saat otot kembali rileks, ibu akan merasa lebih tenang, baik itu secara fisik maupun emosional.

Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Melakukan Pijat Payudara

Guna mendapatkan semua manfaat pijat payudara setelah melahirkan secara maksimal, ada beberapa hal yang menjadi perhatian. Pertama, jika melakukan pijat payudara sendiri, pastikan cuci tangan sampai bersih.

Setelah itu, siapkan minyak pijat yang aman. Misalnya saja baby oil, minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak pijat khusus untuk laktasi.

Baca Juga: Manfaat Pijat Oksitosin untuk Ibu Menyusui

Jangan menggunakan minyak dengan kandungan pewangi buatan. Tujuannya, untuk mencegah paparan bahan kimia yang mungkin saja berbahaya bagi ibu maupun bayi.

Saat memberikan pijatan payudara, tekan bagian bawah ketiak yang berada dekat dengan payudara menggunakan ujung jari tangan. Beri tekanan secara lembut dan pijat secara perlahan selama beberapa menit. Lanjutkan hingga ke bagian tengah payudara atau puting.

Hindari memijat payudara dengan keras. Tindakan ini bisa memicu gangguan pada jaringan. Ketika timbul rasa sakit atau nyeri, ada kemungkinan pijatan terlalu keras. Jika area payudara terasa hangat, itu tandanya aliran darah sudah kembali lancar.

Ada baiknya melakukan pijatan payudara setiap hari atau secara rutin. Untuk memaksimalkan hasil pijatan, bisa mencoba mengompres payudara dengan menggunakan kain lembut yang sudah dibasahi air hangat.

Manfaat pijat payudara setelah melahirkan sangat berdampak baik bagi kesehatan ibu dan sang bayi. Selain melakukan pijatan payudara sendiri, bisa memanfaatkan terapis profesional yang memberikan layanan pijat payudara terpercaya.