Memenuhi asupan nutrisi seperti vitamin D sangat penting untuk Anda lakukan. Manfaat vitamin D berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan gigi dan tulang.

Selain itu juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit tertentu. Mari kita mengenal apa yang dimaksud dengan vitamin D serta apa saja manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

Manfaat Vitamin D bagi Kesehatan

Vitamin D termasuk jenis yang bisa larut dalam lemak. Selain itu, vitamin D juga termasuk dalam keluarga senyawa seperti D3, D2, juga D1. Pada saat terkena sinar matahari langsung, maka akan secara otomatis tubuh akan memproduksi vitamin D.

Selain dari makanan yang sehat, Anda dapat memperoleh vitamin D dari suplemen. Pemberian suplemen ini tentu saja harus disertai kepastian cukup atau tidaknya kadarnya di dalam darah.

Peran dari vitamin D sendiri adalah sebagai pengatur penyerapan fosfor serta kalsium. Selain itu, juga memfasilitasi sistem imun tubuh agar bisa berfungsi dengan lancar. Maka, Anda wajib memperoleh asupan vitamin D dengan cukup.

Berikut adalah beberapa manfaat vitamin D bagi tubuh, antara lain:

1. Menjaga Kesehatan Gigi dan Tulang

Peran vitamin D yang paling orang ketahui adalah memelihara kesehatan gigi dan tulang. Karena, vitamin ini mampu menyerap kalsium dengan baik dalam tubuh. Peran yang lain adalah untuk mencegah osteoporosis atau kerapuhan pada tulang.

Lalu, untuk ibu yang menyusui, vitamin D ini juga mampu memenuhi kebutuhan kalsium. Bahkan, dalam waktu yang bersamaan, kecukupan vitamin D untuk janin pun telah terpenuhi.

2. Menjaga Fungsi Jantung dan Paru

Selanjutnya, manfaat vitamin D adalah membantu dalam memelihara kesehatan jantung juga paru-paru. Terdapat penelitian, jika seseorang kekurangan asupan vitamin D, maka akan terganggu kesehatan kedua organ tersebut.

3. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Tubuh yang terdapat asupan vitamin D cukup, maka akan terjaga daya tahannya terhadap penyakit. Vitamin D dapat menunjang kinerja leukosit untuk melawan patogen. Cara kerjanya adalah sebagai antioksidan serta anti radang sehingga bisa meningkatkan kinerja otot, saraf, sampai sistem imun.

4. Mencegah Kanker

Risiko kanker akan terhindar jika Anda mengonsumsi vitamin D dengan cukup. Kandungan dari vitamin D ini memiliki sifat antikarsinogenik, yang fungsinya memperlambat pertumbuhan sel kanker, merangsang untuk mematikan sel kanker, serta mencegah tumor.

5. Menurunkan Risiko Penyakit Diabetes

Hormon insulin dalam tubuh akan secara alami berproduksi dengan bantuan vitamin D. Insulin inilah yang berperan untuk mengatur kandungan gula dalam darah. Dengan begitu, bisa mengurangi penyakit diabetes.

6. Mencegah Depresi

Menurut penelitian jika vitamin D bisa mengatasi gangguan suasana hati atau depresi. Manfaat vitamin D untuk kesehatan mental sudah banyak terbukti.

Penderita depresi dengan asupan suplemen vitamin D mampu mengurangi gejala yang timbul. Sedangkan, untuk kadar vitamin D yang rendah maka dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan, hingga gejala fibromyalgia.

Baca Juga: Manfaat Vitamin C Asam Askorbat, Dosis, dan Aturan Pakai

Dosis Vitamin D yang Diperlukan Setiap Hari

Untuk kebutuhan per hari, konsumsi vitamin D masing-masing orang berbeda. Hal tersebut tergantung sejumlah faktor, seperti umur, jenis kelamin, serta paparan sinar UV dalam suatu daerah.

Nah, berikut adalah kebutuhan harian vitamin D yang perlu dicukupi berdasarkan umurnya:

  • 0-12 bulan yakni 400 IU
  • 1-70 tahun yakni 600 IU
  • 70 tahun keatas dan ibu hamil/menyusui yakni 800 IU

Dalam beberapa kondisi, kadar yang diperlukan dalam tubuh kurang atau belum cukup, atau mengalami peningkatan bisa konsultasi dengan dokter.

Sumber Alami Vitamin D

Selain dari suplemen, manfaat vitamin D tentu juga dapat Anda peroleh dari banyak sumber, seperti makanan dan sinar matahari. Untuk wilayah tropis seperti Indonesia, maka cukup mudah memperoleh asupan vitamin D. Caranya cukup berjemur selama 15-20 menit di bawah sinar matahari, paling tidak 2-3 kali seminggu.

Kemudian, untuk mendukung asupan nutrisi terpenuhi setiap hari, maka berikut adalah sumber makanan yang bisa Anda konsumsi, antara lain:

  1. Minyak ikan
  2. Ikan salmon, sarden, tuna
  3. Kuning telur
  4. Susu dan keju
  5. Daging merah
  6. Jeruk
  7. Jamur

Cara Pemakaian Vitamin D

Pastikan, setelah mengetahui informasi pada kemasan, sebelum mengonsumsi vitamin tidak boleh melebihi aturan pakai maupun saran dokter. Mengonsumsi suplemen vitamin serta mineral memiliki tujuan demi terpenuhi asupannya apabila tidak memperoleh secara cukup dari makanan.

Manfaat vitamin D dapat Anda konsumsi sebelum atau sesudah makan. Akan tetapi, agar hasilnya maksimal maka Anda sebaiknya mengonsumsinya sesudah makan.

Untuk pemberian kepada anak atau bayi, pastikan takaran sudah sesuai. Karena jika tidak sesuai, maka akan terjadi gangguan kesehatan seperti overdosis, maupun efek samping yang lain. Misal Anda sedang mengonsumsi obat lain seperti orlistat, maka ada baiknya jika memberi jeda sekitar 2 jam sebelumnya.

Efek Samping Vitamin D

Batas aman dari profesional kesehatan terhadap vitamin D yakni 4.000 IU setiap hari bagi orang dewasa. Akan tetapi, Institut Kesehatan Nasional (NIH) melaporkan jika toksisitas jenis vitamin D ini tidak akan terjadi jika konsumsinya kurang dari 10.000 IU setiap harinya.

Biasanya, toksisitas ini terjadi karena asupan suplemen vitamin ini tidak sesuai atau kesalahan resep. Bahkan, konsumsi dalam jumlah yang berlebih mampu berakibat hiperkalemia atau kandungan kalsium dalam darah terlalu tinggi. Jika ini terjadi, maka terdapat risiko pengapuran tulang serta pengerasan pada pembuluh darah, paru-paru, ginjal, hingga jantung.

Kondisi hiperkalemia ini dapat mengancam jiwa serta memerlukan perawatan dokter dengan segera. Sementara, untuk kelebihan vitamin ini mengakibatkan gejala paling umum, yakni mual serta sakit kepala.

Mengingat manfaat vitamin D yang banyak, maka penting untuk Anda memenuhi nutrisi harian. Untuk masalah yang terjadi akibat kelebihan maupun kekurangan vitamin D dapat segera konsultasi dengan dokter terdekat.

Kategori: Asupan