Badan sakit setelah di pijat bisa saja terjadi karena beberapa penyebab. Badan yang sakit atau pegal-pegal tentu saja sangat enak apabila melakukan pijatan namun, banyak orang yang menyepelekan untuk melakukan pijatan. Padahal melakukan pijat bisa mengapung keadaan relaksasi yang menyenangkan dan membuat otot tegang, cedera, dan nyeri menjadi lebih baik.

Melakukan pijatan bisa membuat tubuh menjadi rileks dan tenang tetapi, terkadang juga akan merasakan sakit setelah melakukan pemijatan.

Baca Juga: 9 Bagian Tubuh yang Tidak Boleh di Pijat Sembarangan

Tidak perlu khawatir, karena hal ini sangat normal apabila terjadi. Berikut merupakan beberapa penyebab badan sakit setelah melakukan pijatan:

1. Jarang Melakukan Pijatan

Banyak orang yang jarang melakukan pijatan bahkan mungkin hanya melakukannya pada saat tubuh terasa sakit saja. Padahal waktu normal untuk melakukan pijatan adalah satu bulan sekali. Karena peredaran darah akan mulai tidak sehat dan lelah atau mungkin sudah mengalami stress.

2. Teknik Pijatan Tidak Cocok

Semakin jarang melakukan olahraga, maka akan membuat tubuh sangat tegang saat melakukannya pertama kali. Hal ini juga bisa terjadi pada saat kamu jarang melakukan pijatan ketika tubuh merasa sakit. Sebagian orang akan merasakan sakit setelah dipijat karena teknik pemijatan yang tidak cocok dengan bagian tubuh.

Seorang pemijat pasti memiliki teknik yang berbeda oleh karena itu, otot dan tubuh juga akan menerima hasil yang berbeda pula.

3. Melakukan Pijat Terlalu Sering

Melakukan pijat yang terlalu sering tidak dianjurkan karena bisa membuat tubuh terlalu nyaman dengan pemijatan yang dilakukan sehingga mudah lelah.

Pijat memiliki manfaat untuk tubuh merasa nyaman dan melancarkan peredaran darah. Namun, apabila melakukan pijat terlalu sering sebaiknya kurangi dari sekarang karena bisa membuat badan menjadi sakit setelah melakukan pijatan.

4. Badan Membutuhkan Penyembuhan

Bagian tubuh yang mengalami nyeri atau peradangan mungkin membutuhkan penyembuhan. Seperti pada area pundak terasa nyeri setelah melakukan pijat maka itu bisa menandakan bahwa banyak ketegangan di area tersebut.

Hal ini normal dan bisa kembali pulih dalam beberapa waktu.

5. Sensitivitas atau Iritasi

Sensitif atau alergi terhadap produk pada ruang pijat bisa memicu sakit kepala. Oleh karena itu, sebaiknya periksa dahulu produk-produk yang hendak digunakan sebelum melakukan pijatan.

Apabila melakukan pijat dengan terapi sebaiknya sampaikan daftar bahan baku yang bisa menyebabkan alergi pada tubuh kamu sehingga terapis tersebut bisa menyesuaikan.

6. Respon Peradangan Alami Tubuh

Pijat bisa membantu melancarkan aliran darah sehingga nutrisi dan darah dapat masuk pada otot serta menghilangkan racun.

Kondisi seperti ini bisa merangsang otot yang biasanya tidak digunakan dan bisa memicu respon fisik pada peradangan sementara.

Hal seperti ini biasanya terjadi pada saat tubuh dalam proses menuju kesembuhan.

7. Tekanan Terlalu Keras

Apabila badan sakit setelah melakukan pijatan bisa saja terjadi karena tekanan terlalu keras. Tekanan yang terlalu keras tidak hanya bisa menyebabkan nyeri otot dan memar.

Namun, juga bisa meningkatkan sirkulasi darah yang dapat menyebabkan sakit kepala. Sebaiknya hindari melakukan tekanan yang terlalu keras supaya badan tidak merasa sakit.

8. Perubahan Tekanan Darah

Setelah melakukan pijatan bisa saja badan terasa sakit karena gejala hipotensi postural atau hipotensi ortostatik.

Hal tersebut bisa saja terjadi karena tekanan darah menurun secara tiba-tiba setelah berbaring atau duduk dalam jangka waktu yang tertentu.

Nah, itu tadi ulasan tentang penyebab badan sakit setelah dipijat. Tetapi, kamu tidak perlu khawatir karena hal ini termasuk normal apabila terjadi.