Memijat istri yang sedang hamil merupakan bentuk kesiapsiagaan seorang suami yang paling sederhana. Di sisi lain, sudah sewajarnya para suami memiliki kepedulian terhadap istri yang sedang mengandung buah cinta mereka.

Saking bahagianya berproses menjadi seorang ibu, perasaan tak nyaman yang kerap melanda hampir tidak dirasakan. Contohnya, kesulitan bergerak akibat perut yang semakin membesar.

Belum lagi efek janin yang mulai masuk panggul yang membuat ibu lebih sering buang air kecil. Perubahan signifikan yang terjadi pasti membuat ibu hamil cepat lelah dan menjadi lebih sensitif.

Kehamilan si buah hati menjadi penyempurna kebahagiaan dalam berumah tangga. Melewati waktu sekitar 9 bulan, bukanlah perkara mudah bagi calon ibu. Saat hamil, tugas ibu adalah menjaga kesehatan dirinya sendiri dan janin.

Sedangkan tugas suami tidak cukup hanya mengantar periksa atau tahu kapan hari waktu persalinan saja. Ada banyak hal-hal kecil yang bisa dilakukan sebagai bentuk perhatian kepada istri dan bayi, mengingat ibu hamil lebih cepat lelah.

Misalkan saja dengan memberikan pijatan-pijatan lembut di beberapa bagian tubuh istri. Selain menenangkan, tindakan ini akan menciptakan bonding dengan janin.

Tentu saja pijat istri yang sedang hamil tidak boleh sembarangan alias harus menggunakan teknik yang aman. Adapun area tubuh istri yang aman mendapat pijatan adalah perut, punggung, dan kaki. Perhatikan pula tekanan saat memberi pijatan.

Memijat Area Perut

Sebelumnya, persiapkan minyak urut, seperti minyak zaitun atau Body oil untuk memudahkan proses memijat. Pijatan saat trimester awal harus ekstra hati-hati. Kesalahan saat memijat istri yang sedang hamil memicu terjadinya kontraksi hingga keguguran.

Mula-mula, usahakan posisi ibu berbaring miring, tepatnya menghadap sisi kiri. Posisi ini agar janin mendapat ruang gerak lebih leluasa. Supaya lebih nyaman, selipkan bantal sebagai penyangga di bagian bawah perut, belakang punggung, dan di tengah-tengah kedua lutut.

Baca Juga: Pijat Perineum untuk Melancarkan Proses Melahirkan

Sebelum melakukan pijatan, gunakan kedua telapak tangan untuk menggosok-gosok minyak oles, Tujuannya untuk menghadirkan sensasi hangat.

Nah, teknik memijat yang benar dan aman adalah dengan gerakan lembut memulai dari sisi samping perut, lanjutkan menuju bagian tengah. Ingat, jangan menekan terlalu keras.

Teknik memijat area perut berikutnya adalah memberi pijatan dari bagian bawah perut ke arah tulang kemaluan. Lanjutkan dengan menelusuri garis pangkal paha sebelum kembali lagi ke sisi perut. Ulangi hingga beberapa kali hingga ibu hamil merasa rileks.

Saat memijat area perut, penting agar istri tidak berada dalam posisi telentang. Apalagi jika melakukan pemijatan dalam waktu lama. Hal ini sebagai pencegahan terganggunya aliran darah ke janin.

Memijat Area Punggung

Seiring bertambahnya usia kandungan dan perkembangan janin, perut ibu hamil menjadi lebih besar. Hal ini membuat ibu mudah merasa pegal di area pinggang dan punggung.

Saat memijat area punggung, pastikan istri dalam posisi duduk serileks mungkin. Gunakan kursi dengan sandaran tangan dan punggung yang nyaman.

Bisa juga dalam posisi duduk bersila. Beri penyangga di bagian bawah perut dengan bantal untuk memudahkan ibu bersandar.

Teknik memijat istri yang sedang hamil di area punggung adalah pergunakan kedua ibu jari tangan untuk memberi tekanan, mulai tulang belakang atas hingga bagian bawah. Usahakan melakukan gerakan tersebut dengan teratur.

Saat pijatan mendekat arah panggul, berikan tekanan sedikit lebih keras, tetap jangan berlebihan. Gunakan jari-jari kedua tangan untuk memberi pijatan lembut di area tersebut. Lebih aman bertanya kepada istri apakah tekanan yang diberikan mengakibatkan sakit atau tidak.

Bisa juga menggunakan pangkal telapak tangan, bola tenis, atau piranti pijat lain yang tersedia di toko peralatan kesehatan. Hanya saja harus mengingat agar tekanannya jangan terlalu berlebihan, cukup pijatan lembut saja.

Pijatan Tambahan di Area Kaki

Kenaikan berat badan selama hamil dan perut yang bertambah besar membuat ibu semakin kesusahan membawa raganya. Akibatnya, membuat kaki pegal-pegal.

Beberapa ibu sering memijat kaki mereka sendiri. Namun, pijatan sang suami ternyata lebih efektif meredakan nyeri dan pegal.

Adapun teknik memijat istri yang sedang hamil di kedua kaki adalah memberikan pijatan-pijatan lembut mulai bagian betis ke arah atas menuju area bawah paha. Ulangilah hingga 8 kali hitungan dengan gerakan ke atas dan ke bawah.

Tips agar Memijat Istri Lebih Berkesan dan Menyenangkan

Memijat istri saat hamil terbukti mendatangkan manfaat. Jadi, usahakan bisa meluangkan waktu untuk melakukannya.

Tips sederhana agar saat memijat istri hamil lebih berkesan dan menyenangkan adalah cobalah memutar musik favorit, lagu nostalgia, atau musik klasik untuk janin. Ini akan membantu perkembangan otak janin.

Boleh juga menyalakan lilin aromaterapi, sehingga ibu hamil benar-benar merasa rileks dan menikmati pijatan-pijatan dari awal hingga selesai. Sediakan minuman hangat dan camilan sehat di sampingnya.

Baik juga memanfaatkan momen tersebut sebagai ajang sharing atau sekedar melakukan obrolan santai. Jadilah pendengar yang baik saat istri bercerita. Hal ini akan membangkitkan aura positif dan semangat istri untuk menjalani masa kehamilan yang terbilang tidak mudah.

Dengan mengetahui teknik memijat istri yang sedang hamil dengan benar, segera terapkan agar istri semakin bahagia menjalani hari-harinya hingga tiba waktu persalinan kelak. Bila masih ragu, silahkan konsultasikan dengan dokter kandungan terpercaya.