Apa saja larangan setelah bekam yang perlu dihindari dan dipatuhi? Terapi bekam menjadi salah satu pengobatan tradisional untuk mengobati segala penyakit yang dikeluhkan seseorang.

Untuk memaksimalkan pengobatan tersebut, tentunya para pasien juga perlu memperhatikan larangan setelah melakukan terapi bekam. Mungkin beberapa orang masih lalai atau bahkan belum tahu tentang hal berikut. simak penjelasannya berikut ini.

Larangan Setelah Bekam

Mungkin sebagian orang selalu lupa atau bahkan belum tahu mengenai apa saja larangan yang tidak boleh dilakukan setelah bekam.

Baca Juga: Manfaat Bekam

Walaupun hanya sepele, namun larangan tersebut perlu untuk dilakukan supaya tidak menimbulkan dampak negatif yang lain. Untuk itu, langsung saja simak serangkaian larangannya di bawah ini.

1. Terpapar Panas Secara Langsung

Setelah bekam tentunya permukaan kulit akan berwarna gelap karena alat yang digunakan menghisap kulit tersebut. Nah, kulit yang berwarna gelap tersebut merupakan tempat berkumpulnya darah kotor pada tubuh.

Pada proses bekam basah, darah kotor tersebut akan dikeluarkan menggunakan jarum khusus yang ditusukkan pada kulit. Nah, kondisi tersebut menjadikan kulit lebih sensitif.

Maka dari itu, salah satu larangan setelah terapi bekam yaitu jangan memaparkan kulit pada suhu panas secara langsung. Sehingga kamu tidak disarankan untuk berjemur di bawah sinar matahari ataupun mandi menggunakan air panas setelah selesai melakukan bekam.

Hal tersebut tidak boleh dilakukan karena pori-pori pada kulit masih terbuka, serta bekas tusukan ataupun sayatan, sehingga akan membuat kulit kemasukan bakteri.

2. Mengkonsumsi Makanan serta Minuman Tertentu

Larangan setelah bekam berikutnya yaitu dilarang mengkonsumsi olahan berupa daging, makanan manis atau asin, maupun ikan.

Selain itu juga tidak diperbolehkan mengkonsumsi minuman yang memiliki kandungan kafein maupun alkohol, serta susu.

Makanan serta minuman tersebut akan memperlambat pemulihan pada tubuh, sehingga efek bekam tidak bisa berproses pada tubuh.

Jika ingin mengkonsumsi makanan atau minuman tersebut, setidaknya dalam jangka waktu 4-6 jam setelah melakukan bekam.

3. Melakukan Aktivitas Berat

Setelah melakukan bekam, sebaiknya gunakan waktu untuk beristirahat supaya pemulihan dapat berjalan maksimal.

Selain juga juga perlu menghindari aktivitas berat yang akan membuat tubuh kelelahan. Pasalnya jika melakukan aktivitas berat itu justru akan membuat otot tubuh menjadi tegang. Sehingga pengobatan secara bekam yang kamu lakukan tadi menjadi sia-sia.

4. Hindari Menggunakan Pendingin Pada Ruangan

Larangan setelah bekam yang perlu diketahui selanjutnya yaitu hindari menggunakan pendingin ruangan. Karena pada umumnya setelah melakukan terapi bekam, tubuh akan menjadi sedikit kedinginan bahkan hingga menggigil.

Sehingga apabila menggunakan pendingin ruangan maka kulit akan mengalami infeksi karena udara yang dihasilkan tersebut.

5. Hindari Latihan Intens

Supaya pemulihan setelah melakukan bekam lebih cepat, maka kamu perlu menghindari kegiatan latihan intens. Salah satunya yaitu olahraga berat, gym, dan lain sebagainya.

Setidaknya kamu perlu memberikan waktu beberapa hari agar tubuhmu bisa mengoptimalkan pemulihan secara maksimal.

Karena terapi bekam yang kamu lakukan akan sia-sia dan tubuh tidak bisa merespons pengobatan tersebut jika kamu merasa kelelahan.

6. Dilarang Mengobati Luka Bekas Tusukan Jarum

Setelah melakukan terapi bekam patinya tubuh akan mendapatkan luka bekas tusukan jarum. Walaupun begitu, tidak disarankan mengobatinya menggunakan cairan apapun. Pada dasarnya luka tersebut akan sembuh dengan sendirinya.

Nah, jadi itulah larangan setelah bekam yang wajib banget untuk diperhatikan dan dipatuhi. Dengan begitu, akan memaksimalkan pemulihan setelah melakukan terapi tersebut serta juga terhindar dari dampak negatif yang kemungkinan akan timbul.