Rutinitas sehari-hari dapat membuat badan terasa lelah. Selain itu, beberapa bagian tubuh mungkin merasakan rasa tidak nyaman seperti kaku, nyeri hingga linu. Urut atau pijat bisa menjadi solusi untuk permasalahan tersebut. Namun masalahnya, banyak yang masih bertanya-tanya bolehkah mandi setelah diurut?

Pijat atau urut pada tubuh yang lelah akan memberikan efek rileks. Rasa kaku di beberapa bagian tubuh karena otot tegang juga bisa mereda setelah diurut. Rasa nyeri dan linu pun bisa berangsur membaik karena teknik pijatan yang tepat. Karena itulah, pijat atau urut jadi alternatif untuk kelelahan daripada mengonsumsi obat.

Fakta tentang Mandi Setelah Urut

Urut bisa membuat produksi keringat lebih banyak. Maka selain rileks, urut juga bisa membuat badan terasa gerah. Tak jarang muncul keinginan untuk segera mandi setelah selesai urut. Sebagian besar orang masih ragu bolehkah mandi setelah diurut karena muncul banyak pendapat yang berbeda.

Mandi setelah urut dikhawatirkan bisa menyebabkan masalah kesehatan, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Akan tetapi kekhawatiran itu belum terbukti kebenarannya sehingga memunculkan kebingungan. Untuk itu, simak fakta tentang mandi setelah urut berikut ini:

1. Mandi Diperbolehkan dengan Jeda Waktu

Larangan mandi setelah urut karena khawatir terjadi masalah kesehatan ternyata hanya mitos belaka. Faktanya, sehabis urut diperbolehkan mandi. Aturan tersebut juga berlaku untuk jenis relaksasi tubuh lainnya, misalnya pijat spa. Jadi pertanyaan bolehkah mandi setelah diurut sudah ada jawabannya.

Baca Juga: Seberapa Sering Kita Boleh di Pijat? Jenis Pijatan & Durasinya

Meskipun mandi seusai urut diperbolehkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah jeda waktu antara mandi dan urut. Sebaiknya mandi tidak dilakukan langsung begitu selesai urut. Mandi hendaknya dilakukan dengan memberikan jarak waktu, minimal satu setengah jam sehabis urut.

2. Mandi dengan Air Hangat

Pembahasan mengenai bolehkah mandi setelah diurut berlanjut dengan tips lain yang juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Mandi setelah urut sebaiknya menggunakan air hangat. Mandi dengan air hangat akan membantu tubuh semakin rileks sehingga manfaat dari pijat akan lebih terasa.

Menggunakan air hangat untuk mandi setelah urut juga berfungsi untuk menyesuaikan suhu tubuh. Gesekan antar kulit yang terjadi selama proses pijat membuat permukaan kulit terasa lebih panas. Dengan air hangat, suhu tubuh dan air tidak akan berbeda jauh sehingga menghasilkan rasa yang nyaman.

Baca Juga: 8 Penyebab Badan Sakit Setelah Di pijat Kenapa, Ya?

Selain untuk menyamakan suhu tubuh dan air, mandi dengan air hangat sehabis pijat juga bermanfaat untuk kebersihan. Bekas minyak, krim, lotion atau apa saja yang digunakan saat pijat akan lebih mudah dibersihkan dengan air hangat. Suhu air yang lebih tinggi akan membuat kulit terbebas dari kotoran dan kuman.

3. Pilih Sabun Pembersih yang Lembut

Kebingungan mengenai bolehkah mandi setelah diurut memang tidak bisa dijawab dengan satu penjelasan saja. Mandi setelah urut yang diperbolehkan harus memperhatikan berbagai hal yang berkaitan. Selain harus memastikan suhu air sesuai, sabun yang dipakai juga tidak bisa sembarangan.

Tidak hanya disarankan untuk menggunakan air hangat, mandi setelah diurut juga harus menggunakan sabun yang lembut. Sebaiknya hindari sabun yang bertekstur seperti lulur yang mengandung scrub. Pasalnya, butiran kecil pada lulur bisa melukai kulit yang sebelumnya mengalami gesekan ketika dipijat.

Pada saat menggunakan sabun ketika mandi setelah urut, pastikan tidak menggosok kulit terlalu keras. Kulit yang sebelumnya mengalami gesekan akan lebih sensitif sehingga kemungkinan terjadinya iritasi menjadi lebih besar. Jadi gunakan sabun dengan menggosok perlahan ke seluruh bagian tubuh.

Satu lagi yang tak kalah penting berkaitan dengan sabun untuk mandi setelah pijat, pilihan sabun dengan kandungan yang lembut serta melembapkan. Pastikan juga sabun tidak mengandung bahan kimia terlalu banyak. Lebih baik gunakan sabun berbahan alami dan aman agar tidak memberikan efek buruk bagi kulit.

4. Ketahui Akibat Buruk yang Mungkin Terjadi

Penjelasan tentang bolehkah mandi setelah diurut harus dipahami betul. Pasalnya, ada akibat buruk yang mungkin terjadi jika hal-hal penting di atas tidak diperhatikan. Akibatnya berdampak pada kesehatan tubuh dan pastinya akan membuat manfaat pijat tidak dapat dirasakan.

Mandi setelah pijat tanpa jeda waktu akan membuat tubuh mengalami perubahan suhu secara mendadak. Kondisi tersebut bisa mengakibatkan demam dan meriang. Alih-alih merasakan badan segar dan nyaman, justru masalah kesehatan tersebut akan membuat badan sakit.

Setelah tahu fakta mengenai bolehkah mandi setelah diurut, Anda tidak akan lagi mempercayai mitos yang salah. Mandi yang diperbolehkan seusai urut harus dengan memperhatikan hal-hal penting di atas.

Baca Juga: 9 Bagian Tubuh yang Tidak Boleh di Pijat Sembarangan

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari pijat, gunakan layanan dari situmassage.com. Terdapat layanan urut panggilan ke hotel maupun apartemen. Ditangani oleh terapis yang terlatih dan berpengalaman, Anda akan mendapatkan manfaat yang maksimal. Tersedia di beberapa kota besar di Indonesia, jasa urut ini siap melayani 24 jam.