Fungsi utama vitamin E menjaga kesehatan khususnya untuk kulit dan juga mata. Di dalam vitamin ini terdapat efek antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas pemicu tumbuhnya penyakit. Tidak hanya dari makanan saja, asupan vitamin ini bisa dari suplemen.
Makanan yang mengandung vitamin ini seperti biji-bijian, minyak nabati, kacang-kacangan, sereal, dan juga sayuran hijau. Suplemen vitamin ini dapat mencegah dan mengatasi kekurangan vitamin ini.
Daftar Isi
Manfaat Vitamin E
Vitamin E dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta mencegah pembentuk gumpalan dalam arteri jantung. Karena tubuh tidak dapat menghasilkan vitamin sendiri, maka kita harus memenuhi kebutuhan ini melalui makanan yang dikonsumsi.
Senyawa tokoferol pada vitamin ini memiliki sifat fat soluble atau dapat dengan mudah larut dalam lemak. Kekurangan vitamin ini dapat terjadi pada penderita kondisi tertentu seperti cystic fibrosis.
Baca Juga: 6 Manfaat Vitamin D, Dosis dan Efek Samping
Sebagian orang hanya mengetahui vitamin ini dapat menghaluskan kulit, padahal masih ada banyak manfaat yang bisa tubuh peroleh, diantaranya:
- Dengan memenuhi kebutuhan vitamin E di dalam tubuh, kandungan antioksidan dalam vitamin ini dapat menjaga kesehatan mata dengan baik.
- Vitamin ini juga dapat menangkal radikal bebas yang dapat membahayakan tubuh karena merusak sel dan memicu berbagai penyakit kronis. Mengonsumsi sayuran seperti bayam dan sawi dapat mencegah penuaan sel.
- Vitamin ini memiliki peran bagi ibu hamil dan perkembangan janinnya karena bisa melindungi asam lemak kritis pada janin. Tidak hanya itu vitamin ini berdampak positif untuk perkembangan tahap awal saraf dan otak.
- Vitamin E dapat membantu keseimbangan sistem endokrin dan saraf karena dapat menyeimbangkan sistem hormon. Hormon yang tidak seimbang akan dapat menimbulkan gejala seperti infeksi saluran kemih, alergi, kenaikan berat badan, hingga kecemasan berlebihan.
- Karena mengandung senyawa tokotinerol, vitamin E berkontribusi dalam pencegahan penyakit Alzheimer. vitamin ini dapat memperlambat kehilangan memori dan penurunan fungsi otak. Jika mengonsumsi vitamin ini dibarengi dengan vitamin C dapat mengurangi risiko demensia.
Dosis Kecukupan Gizi Vitamin E
Dosis gizi harian vitamin setiap orang berbeda-beda, hal ini sesuai dengan jenis kelamin, usia, dan kondisi kesehatan. Anjuran untuk anak usia hingga 6 tahun sekitar 6 mg, anak laki-laki usia 10-12 tahun membutuhkan 11 mg, sementara laki-laki berusia lebih dari 13 tahun sebesar 15 mg.
Sementara itu untuk perempuan berusia 10 hingga 64 tahun membutuhkan sekitar 15 mg dan usia di atasnya per harinya membutuhkan 20 mg. Sedangkan untuk ibu hamil membutuhkan 15 mg dan menyusui 19 mg.
Cara Mengkonsumsi
Sebelum mengonsumsi suplemen vitamin ini, kamu harus membaca informasi yang tertera pada kemasan. Jika masih ragu dan penderia kondisi kesehatan tertentu, sebelum mengonsumsi diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan saran penggunaan.
Suplemen vitamin dan mineral dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan tubuh terhadap kedua kebutuhan tersebut. Terutamanya saat tubuh kamu tidak cukup asupan dari vitamin dan mineral makanan. Suplemen vit E sebaiknya dikonsumsi saat makan, sehingga penyerapan vitamin akan lebih baik.
Jika kamu sedang mengkonsumsi orlistat, maka berikan jeda 2 jam sebelum ataupun sesudah mengkonsumsi suplemen vitamin.
Efek Samping
Suplemen vitamin ini jarang menyebabkan efek samping bila dikonsumsi dengan dosis yang sesuai. Jika dikonsumsi secara tidak wajar atau berlebih, suplemen ini dapat memicu terjadinya efek samping, seperti sakit kepala, mual, serta tubuh terasa lelah.
Jika kamu mengalami keluhan seperti pusing, lemas, diare, mudah mengalami pendarahan, dan perubahan penglihatan maka segera hentikan konsumsi suplemen dan berkonsultasi ke dokter.
Sumber Makanan Vitamin E
Vitamin ini bisa dengan mudah kamu temukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan minyak nabati. Misalnya seperti:
- Biji bunga matahari
- Minyak biji gandum
- Safflower, minyak kedelai, dan bunga matahari
- Labu
- Sayuran bit, bayam. Collard hijau
- Paprika merah
- Manga
- Alpukat
- Asparagus
- Kacang almond
- Kacang tanah, selai kacang
Akibat Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin E
Meskipun vitamin ini memberikan banyak manfaat, tetapi kita harus tetap mengkonsumsinya sesuai dengan dosis yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jika mengkonsumsi melebihi dosis, maka kamu bisa mengalami kelebihan vitamin ini yang dapat menimbulkan efek samping buruk.
Jadi, perhatikan dengan seksama saat kamu ingin mengonsumsi suplemen vitamin ini agar tidak melebihi dosis yang dibutuhkan oleh tubuh. Berikut ini beberapa akibat dari konsumsi vitamin ini secara berlebihan:
- Mengonsumsi vitamin ini secara berlebihan dapat menimbulkan pembengkakan pada lidah, bibir, dan wajah. Maka dari itu ada baiknya untuk mengkonsumsi suplemen secukupnya saja.
- Jika mengonsumsi vitamin ini berlebihan dapat memicu penyakit pada tulang atau osteoporosis. Kadar vitamin E yang terlalu tinggi dapat meningkatkan efek alfa-tokoferol. Dengan demikian, kekuatan tukang akan menurun dan menyebabkan tulang keropos.
- Vitamin ini memang dapat menurunkan risiko kanker, tetapi jika dikonsumsi dengan dosis tinggi akan lebih berisiko hingga 17% terkena kanker prostat dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsinya.
- Penggunaan berlebihan vitamin ini dapat mengganggu keseimbangan sistem kekebalan tubuh, berpotensi menyebabkan ketidaknormalan dalam respons imun. Maka tidak mengherankan jika seseorang yang secara berlebihan mengonsumsi suplemen vitamin ini memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk menderita penyakit.
- Jika vitamin ini dikonsumsi dengan dosis tinggi setiap hari maka bisa meningkatkan risiko stroke hingga 22%. Bahkan dapat meningkatkan risiko stroke yang serius, yakni stroke hemoragik atau pendarahan ke otak.
Demikianlah ulasan singkat tentang vitamin E yang berperan penting dalam kesehatan tubuh. Meskipun memiliki banyak manfaat sebaiknya mengkonsumsinya dengan dosis yang tepat.