Vitamin K menjadi salah satu asupan harian penting yang harus dipenuhi dan dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin K memiliki berbagai manfaat bisa membantu tubuh dalam menjaga kesehatan.

Asupan vitamin K bisa Anda dapat melalui makanan yang mengandung vitamin tersebut atau melalui suplemen.

Vitamin ini menjadi salah satu nutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan tulang. Walaupun begitu, tidak hanya penting dalam masa pertumbuhan anak. Vitamin ini juga akan berpengaruh pada kesehatan orang lanjut usia.

Manfaat Vitamin K

Vitamin jenis K merupakan sebuah vitamin larut lemak yang memiliki kesamaan dengan vitamin A, D, dan E. Jenis vitamin ini terbagi menjadi tiga yaitu K1 atau phylloquinone, K2 atau menaquinone, dan K3 atau menadione. Vitamin ini yang bisa Anda temukan pada berbagai sayuran hijau, produk hewani, atau makanan fermentasi.

Tentu mencukupi kebutuhan vitamin untuk tubuh akan bermanfaat dan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan. Begitu juga dengan vitamin jenis K ini yang memiliki berbagai manfaat penting untuk tubuh Anda. Berikut ini merupakan berbagai manfaat penting vitamin K untuk tubuh:

  1. Dapat membantu menjaga kesehatan tulang.
  2. Dapat menjaga kesehatan jantung.
  3. Membantu proses pembekuan darah.
  4. Mengurangi risiko kanker.
  5. Dapat mengurangi risiko aterosklerosis.
  6. Dapat meningkatkan kekuatan gizi.
  7. Membantu menjaga fungsi kognitif seperti belajar, mengingat, atau berpikir.

Dosis dan Aturan Pakai Vitamin K

Dalam mengkonsumsi vitamin K tentu harus sesuai dengan dosisnya. Mengonsumsi vitamin tersebut bisa memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh kesehatan tubuh.

Baca Juga: Manfaat Vitamin E – Dosis dan Cara Mengkonsumsinya

Namun tidak boleh sembarangan dalam mengkonsumsi vitamin lantaran bisa menimbulkan risiko yang berbahaya. Berikut ini merupakan dosis dan aturan pakai vitamin yang sesuai:

1. Vitamin Kapsul atau Tablet

Dosis mengkonsumsi vitamin dalam bentuk kapsul atau tablet untuk mengatasi pendarahan akibat penggunaan obat antikoagulan bagi dewasa yaitu 2,5 sampai 25 mg.

Sedangkan mengonsumsi vitamin K untuk pendarahan akibat kekurangan vitamin untuk bayi yang baru lahir yaitu 1 sampai 2 mg.

Selanjutnya saat bayi berusia 4 sampai 7 hari yaitu 2 mg, dan ketika bayi sudah berusia 1 bulan yaitu 2 mg.

2. Vitamin Suntik

Mengkonsumsi vitamin suntik mengatasi pendarahan akibat obat antikoagulan dewasa membutuhkan dosis 5 sampai 10 mg.

Sedangkan untuk anak-anak dengan berat badan lebih dari 13 kg yaitu 0,03 mg per kg BB. Lalu untuk anak dengan berat badan lebih dari 1,6 kg membutuhkan vitamin berdosis 0,25 sampai 0,30 mg per kg BB.

Apabila memiliki tujuan mengonsumsi vitamin untuk mengatasi pendarahan akibat kekurangan vitamin K pada bayi akan membutuhkan dosis 1 mg.

Jika bayi terlahir prematur dengan berat badan kurang dari 2,5 kg maka membutuhkan dosis 0,4 mg per kg BB. Apabila bayi dengan berat badan kurang lebih 2,5 kg maka membutuhkan vitamin dosis 1 mg.

Kebutuhan Harian Konsumsi Vitamin K

Setiap orang akan memiliki kebutuhan harian atau angka kecukupan gizi vitamin K. Kebutuhan harian vitamin tersebut akan tergantung dengan usia kondisi kesehatan dan jenis kelamin.

Angka kebutuhan harian tersebut bisa Anda peroleh dari suplemen makanan atau gabungan dari keduanya. Berikut ini merupakan kebutuhan harian konsumsi vitamin K:

  • 0 sampai 5 bulan: 5 mcg per hari.
  • 6 sampai 11 bulan: 10 mcg per hari
  • 1 sampai 3 tahun: 15 mcg per hari.
  • 4 sampai 6 tahun: 20 mcg per hari.
  • 7 sampai 9 tahun: 25 mcg per hari.
  • 10 sampai 12 tahun: 35 mcg per hari.
  • Pria 13 sampai 18 tahun: 55 mcg per hari.
  • Pria 19 ke atas 65 mcg per hari.
  • Wanita 13 tahun keatas 55 mcg per hari.
  • Ibu hamil dan menyusui 55 mcg per hari.

Efek Samping yang Ditimbulkan

Apabila Anda mengkonsumsi vitamin K secara berlebih tentu akan menimbulkan berbagai efek samping yang mungkin terjadi. Maka dari itu sebaiknya konsumsi vitamin sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Berikut ini merupakan berbagai efek samping akibat konsumsi vitamin yang berlebih tidak sesuai dosis:

  • Sakit perut atau diare.
  • Muncul panas dan kemerahan pada wajah.
  • Muncul rasa aneh pada mulut.
  • Timbul nyeri pada sekitar suntikan.
  • Bibir berubah membiru.
  • Merasakan pusing yang.
  • Muncul ruam kulit dengan rasa gatal.
  • Sesak napas.
  • Jantung berdetak tidak beraturan.
  • Timbul bengkak pada tenggorokan dan wajah.

Cara Penggunaan dengan Tepat

Penggunaan vitamin K tentu harus sesuai prosedur dan dosis yang sesuai supaya tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Jika mengkonsumsi vitamin dengan dosis yang sesuai tentu akan merasakan berbagai manfaatnya. Untuk vitamin jenis suntik, tentu harus diberikan secara langsung oleh dokter tentara disuntikkan ke bawah kulit, otot, atau pembuluh darah vena.

Baca Juga: Manfaat Vitamin D, Dosis dan Efek Samping

Sedangkan untuk vitamin kapsul atau tablet tentu Anda harus mengkonsumsinya sesuai petunjuk pada kemasan atau petunjuk dokter. Anda juga bisa melakukan konsultasi kepada dokter supaya mengetahui dosis yang sesuai dengan kondisi. Sebaiknya jangan mengkonsumsi vitamin ini lebih dari dosis untuk menghindari efek yang berbahaya.

Vitamin jenis tablet atau kapsul bisa Anda konsumsi atau bersama makan. Sebaiknya telan tablet atau kapsul suplemen vitamin tersebut secara utuh, jangan mengunyah, membelah, atau bahkan menggerusnya. Sebaiknya simpan suplemen vitamin dalam kemasan dengan ruangan suhu sejuk. Hindarkan kemasan suplemen vitamin dari panas sinar matahari secara langsung.

Nah, itu tadi ulasan tentang berbagai manfaat, dosis, efek samping, dan cara penggunaan vitamin K dengan tepat. Tidak hanya untuk membantu menjaga kesehatan tulang saja tetapi, vitamin tersebut juga memiliki peran penting untuk kesehatan tubuh lainnya.

Manfaat dari vitamin K adalah akan lebih maksimal apabila mengkonsumsinya sesuai dengan dosis dan takarannya. Mengkonsumsi vitamin sesuai dengan dosis juga bisa membantu agar terhindar dari efek samping yang berbahaya.

Kategori: Asupan